ngamprah, Pabrik besi baja (prlm). Pabrik besi beton - kesal karena kompensasi warga terdampak pembangunan proyek pembangkit listrik tenaga air cisokan hulu tak kunjung direalisasikan, Pabrik besi cnp sekitar seratus warga dari empat desa di kecamatan cipongkor dan rongga menggelar aksi penutupan jalan ke lokasi pembangunan proyek bernilai sekitar rp 10 triliun itu. Pabrik besi h beam Pabrik besi hollow

sejumlah spanduk bertuliskan pesan pertentangan terhadap pembangunan proyek dipasang warga dari desa cijambu, Pabrik besi pipa sirnagalih (cipongkor), Pabrik besi plat cibitung, Pabrik plat bordes dan sukaresmi (rongga), Pabrik besi plat kapal di sejumlah titik di jalan hantar. Pabrik besi siku

Pabrik besi unp

warga akhirnya beraudiensi dengan perwakilan dari pln selaku pemilik proyek, Pabrik besi wf dan pt brantas abipraya selaku kontraktor proyek, Pabrik besi wiremesh di halaman kantor desa cijambu, Jual Besi Wf Baja kamis (4/12/2014).

usai beraudiensi, disepakati bahwa pln dan pt brantas baru akan memberikan jawaban mengenai waktu pemberian kompensasi dalam satu minggu ke depan. padahal, warga telah menuntut ganti rugi atas kerusakan lingkungan, fasilitas umum dan pribadi, sejak enam bulan lalu.

“hari ini kami bukan ingin mendengarkan janji-janji. beberapa bulan lalu, kalian juga bicara janji. jangan bodohi kami. kami bukan antipembangunan, tapi rakyat tidak boleh diabaikan. kami ingin kepastian, bukan janji lagi, ” kata ahmad gozali, ketua karang taruna desa sirnagalih.

indra agustina, salah seorang perwakilan warga, menyebutkan bahwa sebanyak 185 warga dari empat desa telah melaporkan 487 kasus kerusakan sawah, tanah, kandang, rumah, usaha, maupun lingkungan. akan tetapi, hingga kini warga belum memperoleh ganti rugi.

“pln harus segera memperbaiki lingkungan kami yang rusak akibat pengerjaan proyek. pln dan brantas harus segera memperbaiki aset pribadi dan sarana umum yang diderita warga, serta mengobati seluruh warga yang terkena gangguan kesehatan akibat adanya proyek, ” ujarnya.

dia menambahkan, warga juga mendesak pemerintah kabupaten bandung barat supaya turun tangan dalam menangani permasalahan yang dialami oleh warga terdampak.

pemkab bandung barat dianggap telah mengabaikan kepentingan masyarakat setelah menerima bantuan community development sebesar rp 225 miliar dari pln.

“pemerintah jangan hanya memperhatikan bantuan perbaikan infrastruktur dari pln. pemerintah harus berpikir mengenai alih fungsi lahan yang tergusur oleh proyek ini. jika pemerintah tidak sanggup, sebaiknya bupati mundur dari jabatannya, ” imbuh indra.

seusai beraudiensi dengan warga, asisten pengendalian kontrak pt pln dito fahrizal belum bisa memberikan kepastian bahwa minggu depan kompensasi terhadap warga terdampak akan mulai dilakukan.

“kami minta pengertiannya warga, karena kami tidak bisa memberikan penanganan langsung. minggu depan itu, kami akan menjawab kapan penanganan akan dilakukan, ” tuturnya.

menurutnya, pln perlu memverifikasi data kerusakan yang dialami warga dan berkoordinasi dengan pt brantas terlebih dahulu, baru membuat skala prioritas penanganan.

“prioritasnya seperti apa, nanti akan keluar setelah kami berkoordinasi dengan brantas. soalnya, yang berwenang menangani ini dari pihak brantas, ” ucapnya.

manager pt brantas abipraya, muzaki menolak memberikan keterangan lebih lanjut kepada para wartawan. “apalagi? yang tadi saja, yang saya katakan kepada warga. maaf, saya buru-buru karena ada keperluan lain, ” ujarnya. (hendro husodo/a-89)
Topic revision: r1 - 24 May 2016, GeniDut
 

This site is powered by FoswikiCopyright &© by the contributing authors. All material on this collaboration platform is the property of the contributing authors.
Ideas, requests, problems regarding Foswiki? Send feedback